- Published on
Docker Series — Episode 1: Kenalan Sama Docker
- Authors

- Name
- Chalvin Wiradhika
Episode 1 — Kenalan Sama Docker 🚢
Pernah denger kalimat legendaris:
"Di laptop gua jalan kok, kenapa di server error?" 😅
Nah — Docker hadir buat ngilangin drama itu.
Singkatnya, Docker adalah cara untuk nge‑bungkus aplikasi + semua kebutuhan pendukungnya (library, runtime, config) ke dalam satu paket bernama container.
Jadi aplikasi bisa dijalankan:
- di laptop sendiri,
- di laptop temen,
- di server kantor,
- di cloud,
👉 dan hasilnya tetap sama — tanpa ribet setting ulang environment.
Bayangin kayak nge‑masukin mie instan + bumbunya ke dalam 1 cup. Mau dimasak di dapur mana pun — rasanya tetap konsisten 🍜
🧩 Kenapa Banyak Engineer Suka Docker?
Docker populer bukan karena hype — tapi karena manfaat nyatanya:
- ✔️ Lingkungan konsisten (dev = staging = production)
- 🚀 Deploy aplikasi lebih cepat & rapi
- 💻 Bisa dipindah ke mesin lain tanpa setup ulang
- 🧱 Setiap aplikasi terisolasi dalam kontainer
- 💸 Lebih hemat resource dibanding Virtual Machine
Kalau dulu 1 server = 1 aplikasi, sekarang 1 server bisa jalanin banyak aplikasi pakai container.
🏗️ Konsep Dasar Docker
Sebelum lanjut ke hal teknis, kenalan dulu sama 3 istilah penting 👇
🔹 Image
Image itu template aplikasi.
Contoh:
- image Node.js app
- image Nginx
- image PostgreSQL
Anggap aja image itu resep masakan.
🔹 Container
Container adalah image yang sedang dijalankan.
Image = resep mie 🍜 Container = mie yang sudah dimasak 😄
Setiap container punya:
- filesystem sendiri
- environment sendiri
- proses sendiri
Tapi tetap ringan & cepat.
🔹 Registry
Tempat nyimpen image.
Yang paling terkenal dan banyak dipake:
Kira‑kira kayak Github‑nya buat Docker Image.
⚙️ Cara Install Docker (Gambaran Umum Dulu)
Detailnya bakal dibahas di episode-episode berikutnya — sekarang gambaran kasarnya gini.
Langkah umum:
- Download Docker Engine / Docker Desktop
- Jalankan installer
- Cek apakah sudah terpasang:
docker --version
Kalau muncul versinya → berarti siap dipakai 🎉
🚀 Coba Jalanin Container Pertamamu
Ini perintah klasik buat pemula Docker:
docker run <image-name>
Contohnya:
docker run hello-world
Kalau tampil pesan sambutan → Hello from Docker!
👉 Selamat, Docker kamu sudah aktif 🙌
Di balik perintah itu, secara sederhana Docker ngelakuin ini:
- Download image
hello-world - Ngebuat container dari image tadi
- Nge‑jalanin programnya
🎬 Apa yang Bakal Kita Pelajari di Series Ini?
Series ini dibuat santai, ringan, tapi tetap teknis — cocok buat:
- Developer
- DevOps / IT Infra engineer
- Orang iseng yang penasaran
Rencananya:
- Episode 1 — Kenalan Sama Docker ✅
- Episode 2 — Mengelola Image & Container di Docker (Hands‑On)
- Episode 3 — Build Image dari Dockerfile
- Episode 4 — Docker Compose untuk Aplikasi Multi‑Service
- Episode 5 — Best Practice, Keamanan, dan Optimasi Docker
☕ Penutup Singkat
Di episode pertama ini kamu sudah paham:
- apa itu Docker,
- kenapa dipakai banyak orang,
- konsep dasar image & container.
Di episode berikutnya — kita bakal langsung praktik:
👉 create, run, stop, dan remove container dengan contoh dunia nyata.
Stay tuned ya 😉